Kamis, 26 Mei 2016

Latte Kunyit, Minuman yang Sedang Tren di Dunia Barat

Latte Kunyit, Minuman yang Sedang Tren di Dunia Barat

Thinkstockphotos Ilustrasi minuman kunyit
KOMPAS.com - Kopi bukan lagi satu-satunya minuman yang trendi di belahan dunia barat. Kafe-kafe dari San Francisco hingga Sydney kini menjual versi moderen minuman tradisional India yang disebut haldi doodh, kombinasi susu dan kunyit.
Masyarakat dunia barat mengenal kunyit sebagai bumbu makanan India, kare. Pada masakan Indonesia, kunyit juga dipakai untuk bermacam menu makanan.
Haldi doodh sendiri merupakan minuman tradisional yang dipercaya punya manfaat kesehatan mulai dari mengatasi depresi hingga kanker. Kini, belahan dunia barat mulai tergila-gila dengan minuman ini.
Minuman yang juga disebut sebagai susu keemasan ini terbuat dari kunyit, almond, kacang mete, susu atau susu kedelai. Salah satu tanda minuman latte terbaru ini jadi populer adalah pencarian di Google akan kunyit yang naik 56 persen dari November ke Januari lalu. Sementara pencarian sejak 2011 naik 300 persen. Demikian laporan Quartz lewat Food Trends Report 2016.
Blog Goop milik Gwyneth Paltrow pun tak ketinggalan ikut meramaikan demam latte kunyit itu. Blog itu menerbitkan resep yang terdiri dari jahe dan kunyit, dua rempah yang berkhasiat antiperadangan.
Ada juga klaim yang mengatakan kunyit bermanfaat memutihkan gigi dan mengobati jerawat.
Tentu saja kunyit dan susu kedengaran aneh bagi kita. Tetapi minuman tradisional versi moderen ini lebih creamy, hangat yang menenangkan tetapi juga tidak terlalu manis. Rasanya pun ternyata enak.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar